Sabtu, September 5, 2026

Intip Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim Setelah Penambahan Waktu

MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus dikebut setelah mendapatkan tambahan waktu penyelesaian. Memasuki penghujung Agustus 2026, sejumlah pekerjaan yang sebelumnya belum rampung kini telah masuk tahap finishing.

Meski secara keseluruhan fasilitas sekolah sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, proses penyelesaian pekerjaan fisik di kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tanjabtim masih berlangsung.

Sekolah yang berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, tersebut telah mulai digunakan para siswa sejak 30 Juli 2026. Aktivitas pendidikan berjalan bersamaan dengan proses penyempurnaan sejumlah fasilitas.

Tambahan waktu diberikan setelah terdapat pekerjaan yang tidak termasuk dalam item pekerjaan awal. Kondisi tersebut membuat penyelesaian pembangunan harus melewati batas waktu kontrak sebelumnya.

Site Manager PT Sasmito, Jaka, mengatakan pihaknya saat ini terus memacu pekerjaan di lapangan. Waktu penyelesaian yang diberikan sudah semakin dekat sehingga seluruh tenaga yang tersedia diarahkan untuk menyelesaikan bagian-bagian yang masih tersisa.

“Ya, di akhir Agustus atau awal September selesai 100 persen,” kata Jaka saat dikonfirmasi melalui seluler.

Ia menjelaskan, pekerjaan yang masih berjalan saat ini sudah berada pada tahap akhir. Sejumlah bagian bangunan dan fasilitas tinggal dilakukan perapian serta penyempurnaan sebelum dinyatakan selesai.

Jaka memastikan pihaknya tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu tambahan yang diberikan. Menurutnya, PT Sasmito berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan meskipun waktu penyelesaian semakin terbatas.

Sementara itu, PPK pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim, Marcel, sebelumnya menyebutkan bahwa tambahan waktu diberikan karena terdapat pekerjaan tambahan yang tidak tercantum dalam pekerjaan awal. Pekerjaan tambahan tersebut kemudian harus diselesaikan sebelum pembangunan dinyatakan rampung secara keseluruhan.

Sekolah Rakyat Tanjabtim sendiri merupakan bagian dari program Sekolah Rakyat Terintegrasi yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini menerapkan sistem pendidikan berasrama dengan fasilitas pendidikan dan kebutuhan siswa yang disediakan secara gratis.

Pada tahun ajaran 2026, jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat Tanjabtim juga mengalami peningkatan. Sebanyak 270 siswa baru bergabung, sehingga jumlah keseluruhan siswa mencapai sekitar 320 orang.

Kini, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada dimulainya aktivitas pendidikan, tetapi juga pada penyelesaian seluruh fasilitas pendukung. Sebab, meski sekolah telah berjalan, pembangunan fisik yang belum rampung tetap harus dituntaskan agar seluruh kawasan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan waktu tambahan yang kini memasuki batas akhir, progres pekerjaan di lapangan terus dipantau. PT Sasmito ditargetkan mampu menuntaskan seluruh item pekerjaan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim dapat mencapai 100 persen pada akhir Agustus atau awal September mendatang.(red)

Next Post

Discussion about this post

Recent News


Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/u1579291/public_html/seputarjambi.net/wp-includes/functions.php:5581) in /home/u1579291/public_html/seputarjambi.net/wp-content/plugins/wp-fastest-cache/inc/cache.php on line 455
Intip Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim Setelah Penambahan Waktu - Seputar Jambi
Sabtu, September 5, 2026

Intip Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim Setelah Penambahan Waktu

MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus dikebut setelah mendapatkan tambahan waktu penyelesaian. Memasuki penghujung Agustus 2026, sejumlah pekerjaan yang sebelumnya belum rampung kini telah masuk tahap finishing.

Meski secara keseluruhan fasilitas sekolah sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, proses penyelesaian pekerjaan fisik di kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Tanjabtim masih berlangsung.

Sekolah yang berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai, tersebut telah mulai digunakan para siswa sejak 30 Juli 2026. Aktivitas pendidikan berjalan bersamaan dengan proses penyempurnaan sejumlah fasilitas.

Tambahan waktu diberikan setelah terdapat pekerjaan yang tidak termasuk dalam item pekerjaan awal. Kondisi tersebut membuat penyelesaian pembangunan harus melewati batas waktu kontrak sebelumnya.

Site Manager PT Sasmito, Jaka, mengatakan pihaknya saat ini terus memacu pekerjaan di lapangan. Waktu penyelesaian yang diberikan sudah semakin dekat sehingga seluruh tenaga yang tersedia diarahkan untuk menyelesaikan bagian-bagian yang masih tersisa.

“Ya, di akhir Agustus atau awal September selesai 100 persen,” kata Jaka saat dikonfirmasi melalui seluler.

Ia menjelaskan, pekerjaan yang masih berjalan saat ini sudah berada pada tahap akhir. Sejumlah bagian bangunan dan fasilitas tinggal dilakukan perapian serta penyempurnaan sebelum dinyatakan selesai.

Jaka memastikan pihaknya tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu tambahan yang diberikan. Menurutnya, PT Sasmito berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan meskipun waktu penyelesaian semakin terbatas.

Sementara itu, PPK pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim, Marcel, sebelumnya menyebutkan bahwa tambahan waktu diberikan karena terdapat pekerjaan tambahan yang tidak tercantum dalam pekerjaan awal. Pekerjaan tambahan tersebut kemudian harus diselesaikan sebelum pembangunan dinyatakan rampung secara keseluruhan.

Sekolah Rakyat Tanjabtim sendiri merupakan bagian dari program Sekolah Rakyat Terintegrasi yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sekolah ini menerapkan sistem pendidikan berasrama dengan fasilitas pendidikan dan kebutuhan siswa yang disediakan secara gratis.

Pada tahun ajaran 2026, jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat Tanjabtim juga mengalami peningkatan. Sebanyak 270 siswa baru bergabung, sehingga jumlah keseluruhan siswa mencapai sekitar 320 orang.

Kini, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada dimulainya aktivitas pendidikan, tetapi juga pada penyelesaian seluruh fasilitas pendukung. Sebab, meski sekolah telah berjalan, pembangunan fisik yang belum rampung tetap harus dituntaskan agar seluruh kawasan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan waktu tambahan yang kini memasuki batas akhir, progres pekerjaan di lapangan terus dipantau. PT Sasmito ditargetkan mampu menuntaskan seluruh item pekerjaan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat Tanjabtim dapat mencapai 100 persen pada akhir Agustus atau awal September mendatang.(red)

Next Post

Discussion about this post

Recent News