MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Upaya mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus diperkuat. Salah satunya melalui pemanfaatan 24 unit sepeda motor bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menunjang mobilitas personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lapangan.
Kendaraan tersebut menjadi sarana pendukung bagi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tanjabtim, terutama dalam menjangkau wilayah yang memiliki akses terbatas dan sulit dilalui kendaraan roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Tanjabtim, Amri Juhardy, menjelaskan bahwa bantuan kendaraan terdiri dari tujuh unit motor untuk penanganan Karhutla dan 17 unit Honda CRF 150 jenis trail.
Menurutnya, keberadaan kendaraan roda dua tersebut sangat membantu petugas dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana, khususnya ketika menghadapi kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau.
Keterbatasan akses jalan selama ini menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan Karhutla. Dengan dukungan motor trail, personel dapat bergerak lebih leluasa menuju lokasi kejadian sehingga upaya penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Seluruh motor ini dimanfaatkan untuk menjangkau titik api yang tidak bisa dilalui mobil. Dengan kendaraan tersebut, personel bisa lebih mudah bergerak menuju lokasi yang membutuhkan penanganan,” jelas Amri.
Manfaat kendaraan tersebut terlihat saat TRC BPBD Tanjabtim melakukan pemadaman kebakaran di kawasan Parit 6, Dusun Sungai Kapas, pada Sabtu (17/10/2026). Dalam kegiatan itu, motor bantuan Presiden digunakan untuk membantu petugas mencapai lokasi kebakaran yang memiliki akses terbatas.
Tidak hanya untuk mendukung pemadaman, kendaraan tersebut juga dimanfaatkan dalam kegiatan patroli di wilayah rawan Karhutla. Selain itu, motor operasional turut menunjang mobilisasi personel ketika menangani berbagai kejadian bencana lainnya di Kabupaten Tanjabtim.
Amri berharap dukungan sarana operasional tersebut dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel serta mempercepat respons petugas terhadap setiap kejadian yang membutuhkan penanganan segera.
Dengan mobilitas yang lebih baik, BPBD Tanjabtim diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan konvensional.
Penguatan sarana operasional ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan petugas menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan bencana di wilayah Tanjung Jabung Timur.(Red)
Discussion about this post