MUARASABAK,(Seputar Jambi)-Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, secara resmi membuka kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow (DRR) Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Jambi yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur, Rabu (4/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema hilirisasi tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Pemerintah Provinsi Jambi, sekaligus menyerap aspirasi daerah sebagai bahan masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Dillah Hikmah Sari mengapresiasi pelaksanaan DRR TAG Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Menurutnya, forum ini menjadi wadah komunikasi yang efektif dalam menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Diskusi Rabuan Roadshow ini. Melalui forum ini, berbagai potensi, tantangan, serta kebutuhan pembangunan daerah dapat disampaikan secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Jambi,” ujar Dillah.
Dillah menjelaskan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor perkebunan, perikanan, kelautan, serta komoditas unggulan seperti kelapa dan pinang. Menurutnya, potensi tersebut perlu didorong melalui kebijakan hilirisasi agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
“Hilirisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kita tidak ingin hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah. Potensi yang dimiliki harus mampu diolah menjadi produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Syahrasaddin, mengatakan bahwa DRR merupakan bagian dari upaya TAG Jambi dalam menjaring aspirasi, mengidentifikasi potensi daerah, serta menghimpun berbagai masukan strategis yang akan disampaikan kepada Gubernur Jambi sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
Menurut Syahrasaddin, pembangunan daerah memerlukan dukungan data dan informasi yang diperoleh langsung dari lapangan. Karena itu, dialog bersama pemerintah daerah, legislatif, perangkat daerah, hingga para pemangku kepentingan menjadi penting untuk menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran.
“Melalui DRR ini, kami ingin mendengar secara langsung berbagai persoalan, kebutuhan, dan potensi daerah. Seluruh masukan yang diperoleh akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis untuk disampaikan kepada Bapak Gubernur Jambi,” katanya.
Ia menambahkan, hilirisasi menjadi salah satu isu strategis yang perlu mendapat perhatian bersama karena masih banyak komoditas unggulan daerah yang dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal.
Kegiatan DRR TAG Jambi dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat Ahmad Jafar, Bima Audi Pratama, dan Yudi Hariyanto, para kepala perangkat daerah, serta jajaran Tenaga Ahli Gubernur Jambi.
Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat mempercepat pengembangan hilirisasi komoditas unggulan di Jambi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.(red)
Discussion about this post